Kamis, 18 Mei 2017

Maneki Neko


Tak selamanya makhluk mitologi di Jepang berwujud aneh dan mengerikan. Contohnya Maneki Neko yang dijuluki sebagai kucing pemanggil ini. Rupanya benar-benar persis seperti kucing sungguhan, hanya terdapat sedikit perbedaan dibagian tapak dan cakar mereka lebih besar dan mengepal seperti tangan manusia.
Sosok Maneki Neko sudah lama dianggap masyarakat Jepang sebagai simbol kemakmuran dan keberuntungan, untuk itu mereka biasa memajang patung mereka dirumah. Cerita tentang Maneki Neko sebagai makhluk legenda jepang sudah terkenal sejak jaman Jepang Kuno.
Saat itu ada seorang tuan tanah kaya raya sedang berlindung dari hujan badai dan petir dibawah pohon besar yang berada di halaman depan Kuil Gotoku-Ji. Ia sangat ketakutan kalau-kalau petir itu menyambar pohon yang jadi perlindungannya.
Ditengah badai yang begitu dahsyat tiba-tiba muncul seekor kucing milik pendeta kuil Gotoku-Ji, ia pun seolah sedang memanggil dirinya agar mau mengikuti kucing itu. Benar saja tak berapa lama ia berjalan mengikuti kucing , pohon besar tersebut seketika roboh tersambar petir.
Merasa berhutang budi, sejak saat itu Tuan Tanah kaya raya selalu menyisihkan uangnya untuk disumbangkan kepada Kuil Gotoku-Ji. Dan ia juga merenovasil kuil tersebut menjadi lebih megah dan besar. Selepas Maneki Neko meninggal, para pendeta membuatkan Patung kayu untuk mengingat kebaikan dirinya.
Dan sampai kini pun kita masih bisa menemukan Patung Maneki-Neko yang dibuat dari berbagai macam bahan seperti porselin, keramik, perunggu. Kisah kucing keberuntungan ini tak hanya dipercayai orang Jepang saja. Di China pun Maneki Neko dianggap sebagai symbol mendatangkan keberuntungan dan kemakmuran.
Gambar Maneki Neko (kiri) dan Shachicoko

Nekomata



Nekomata dipercaya sebagai sebuah metamorfosis dari kucing peliharaan yang berubah karena disiksa majikannya. Bentuknya berupa monster kucing hitam raksasa, yang terkadang ditampilkan dengan 2 sayap malaikat berwarna hitam yang besar. Dia adalah peliharaan Dewa Kematian. Nekomata hidup dari memakan mayat dan jiwa-jiwa orang mati. Nekomata tidak akan pernah melupakan siksaan oleh seseorang dan akan menyimpan dendam selamanya pada orang tersebut. Bila orang itu sudah mati, maka kerabatnya akan didatangi oleh Nekomata dan dihantui terus menerus. Cara menenangkannya ialah memberikan penghormatan, permohonan maaf dan makanan.

Shirme



Yang terakhir ini mungkin yang paling aneh. Shirme adalah sebutan untuk laki-laki yang matanya di anus. Tidak banyak informasi tentangnya sekarang ini. Kenyataannya, hanya ada satu kisah tercatat tentang Shirme, dan kisah ini sangat disukai pembuat pengarang cerita dan artis Jepang Yosa Buson yang ada di dalam lukisannya. Cerita tentang Shirme itu mengisahkan tentang seorang samurai yang sedang berjalan sendiri di malah hari ketika seseorang memanggilnya. Ia berpaling dan melihat seorang laki-laki misterius membuka baju dan menunjukkan bokongnya dan mata berkilauan muncul dari situ. Samurai itu ketakutan dan melarikan diri. Sejak itu Shirme tidak pernah terlihat lagi.

Ittan Momen



Ittan momen tampak cukup berbahaya walaupun hanya sepotong kain putih sepanjang 33 kaki. Kebiasaannya terbang beas di malam hari, agak aneh, tapi tidak terlalu menakutkan. Makhluk ini memang tidak menakutkan, sampai mereka melakukan kejahatan mereka. Mereka membungkus kepala orang dan meremukkan tengkoraknya sampai mati. Walau begitu, Ittan momen senang jika mendapatkan kepercayaan dari orang-orang untuk dikenakan. Hal itu masih menjadi misteri.

Akaname



Akaname dapat diartikan sebagai 'penjilat kotoran', dan itu tidak salah. Akaname adalah jenis hantu Jepang mengeriikan yang menjilat kamar mandi kotor dengan bantuan lidah dan air liur beracun. Hal ini diyakini merupakan cara orang tua agar anak-anaknya menjaga kebersihan kamar mandi.

Konak jiji



Konak jiji adalah makhluk kecil yang jahat. Hantu ini berbentuk bayi dan bersembunyi di daerah pegunungan terpencil menunggu pejalan kaki lewat. Ketika korban sudah di depan mata, Konak jiji mulai menangis, dan pejalan kaki yang punya hati tentu akan mencari dan menghentikan tangisan bayi dengan menghiburnya. Padahal itu adalah kesalahan besar. Saat Konak jiji diangkat, beratnya akan bertambah tak tertahankan. Beberapa sumber mengatakan mereka bisa tumbuh hingga 350 kilogram, cukup untuk membuat kerusakan serius bagi siapa yang mengangkatnya. Terkadang si korban tidak bisa menjatuhkan Konak jiji karena lumpuh. Namun, jika ada yang bisa bertahan dengan berat Konak jiji, hal itu akan memberikan kekuatan gaib.

Mokumokuren



Mokumokuren juga salah satu dari setan Jepang yang suka melakukan hal aneh. Di zaman Jepang kuno, pintu geser terbuat dari kertas biasa. Tentunya kertas tersebut bisa berlubang dan sobek. Mokumokuren adalah roh yang mendiami kertas pintu geser yang berlubang. Jika pemilik pintu geser ceroboh dan kertasnya banyak lubang, banyak pula Mokumokuren yang mengintip lewat lubang tersebut. Memang hal ini agak menakutkan. Satu-satunya cara untuk menyingkirkan Mokumokuren adalah memperbaiki lubang-lubang pintu.